Bila Hati Sudah Bisu…

Posted: April 15, 2010 in ABSARIA

Lama sangat rasanya berdiam diri.Bukan menyepi sebarangan,tapi menganalisa diri mencari sebuah realiti yang diimpi.Kata orang yang petah bicaranya,berundur bukan bererti mengalah,tapi untuk mengatur langkah.Memang banyak yang sudah berlaku.Laman ini seumpama mati tanpa luahan hati mahupun perkongsian akli.Kali ini bicara ku pada monolog diri yang sepi tatkala hati sudah menjadi keras umpama besi,Kebisuan sudah singgah di hati,hati sudah tiada bicara lagi…Sering kita ungkap,ikutlah kata hati,andai hati itu suci,kebenaran lah menyusuri diri.Namun bila hati itu sudah tiada lagi suci,bisu mungkin pilihan terbaik bagi hati.Bimbang kebatilan menjadi pilihan insani.Bila hati sudah bisu…nafsu mula bersuara.Maka,jalannya terarah pada suara sang Nafsu.Bersuara tanpa memikirkan kesan pada diri yang sedang terapung di ruang duniawi mahupun pada akhirat pentas pembalasan abadi.Aku sedar,untuk hati kembali bersuarr,perlu pada latihan rohani,pembentukan akli dan ilmi.Namun,bila hati ini sudah bisu…semuanya umpama debuan dijalanan,dipandang enteng tiada penting.Bila hati sudah bisu…nafsu menjadi suara yang satu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s